
Mata bintitan merupakan kondisi yang kerap muncul pada siapa saja. Kondisi ini umumnya muncul di salah satu kelopak mata. Bagi Anda yang sedang mengalami kondisi tersebut, dan bingung mencari cara menyembuhkan mata bintitan, kami di sini akan membantu Anda untuk mengatasinya.
Penyebab Mata Bintitan
Mata yang mengalami bintitan dalam dunia medis dikenal dengan istilah atau nama hordeolum. Penyakit ini yaitu jenis pembengkakan yang terjadi pada kelopak mata. Umumnya, mata yang bintitan mengalami perubahan volume dalam satu spot atau pembengkakan kecil dan terasa perih.
Kondisi ini bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang umum yaitu diakibatkan oleh bakteri atau kuman bermana Staphylococcus aureus. Faktor lain yang bisa menyebabkan kondisi ini yaitu karena mengucek mata.
Jenis-Jenis Peradangan
Terdapat dua jenis peradangan yang umum terjadi pada bagian kelopak mata, yaitu internum atau bagian dalam dan eksternum atau bagian luar. Peradangan pada bagian luar kelopak mata bisa karena meradangnya kelenjar Zeiss.
Semenara itu, peradangan pada bagian kelopak mata bisa terjadi karena kelenjar meiobom, yaitu kelenjar yang memproduksi lemak pada air mata.
Cara Mencegah dan Mengobati
Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi atau mengobatinya. Anda bisa melakukannya dengan perawatan ringan yang bisa dilakukan sendiri di rumah untuk mempercepat penyembuhan peradangan yaitu dengan cara dikompres menggunakan air hangat sebanyak tiga kali sehari selama 10 menit.
Anda bisa menggunakan obat tetes mata Insto untuk menjaga kelembaban mata dan kesehatan mata Anda. Silahkan Anda ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan. Selain itu, Anda juga bisa mengkonsultasikan dengan dokter untuk petunjuk penggunaan yang sesuai.
Selain itu, agar mata Anda tidak terjadi infeksi, Anda bisa menggunakan obat tetes mata ini secara rutin. Pasalnya, obat tersebut bisa membersihkan mata Anda dari kotoran karena memiliki fungsi yang sama seperti air mata.
Demikian penjelasan seputar cara menyembuhkan mata bintitan dengan cara sederhana yang bisa Anda aplikasikan sendiri di rumah. Bagaimana, mudah bukan? Namun, jika sakit terus berlanjut, silahkan hubungi dokter terdekat.