Umum

Dalam Berita Politik Dunia Negara Ukraina Membatalkan Perjanjian

Berita Politik Dunia datang dari menteri luar negeri ukraina yang telah meninjau dan membatalkan perjanjian dengan Negara rusia. Presiden Ukraina Petro Poroshenko telah melaksanakan keputusan yang didukung oleh Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasionalnya untuk menghapuskan perjanjian persahabatan Rusia- Ukraina, kata juru bicara layanan pers pemerintahannya dalam sebuah jumpa pers. Yanga dimana berita politik dunia ini juga sudah dimuat dalam situs website matamatapolitik.com. yang disajikan kemasan bahasanya dalam tata kelola bahasa Indonesia yang baik dan benar, sehingga memberikan kemudahan dalam memahami untuk para pembacanya,

Berita Politik Dunia
Berita Politik Dunia

Landasan hukum hubungan kami dengan Rusia akan secara bertahap direvisi dengan seksama. Setiap perjanjian dengan Federasi Rusia memiliki klausul pada prosedur untuk penyelesaiannya, dan kami memiliki rencana internal pada apa yang akan menjadi keuntungan dan kerugian dalam kerjasama untuk dibahas secara detail, ini ungkapan Menteri Pavlo Klimkin kepada para wartawan, seperti dikutip oleh media matamatapolitik. Menteri kabinet juga mengumumkan bahwa Ukraina telah merencanakan untuk mengakhiri perjanjian bilateral tentang keadaan Laut Azov, tetapi tidak memberikan jadwal pertemuan khusus ini.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengembangkan rencana untuk penyelesaian Perjanjian Persahabatan, Kerjasama dan Kemitraan antara Ukraina dan Rusia, yang ditandatangani pada 31 Mei 1997 di atas permintaan Poroshenko. Dewan Keamanan Nasional dan Pertahanan negara mendukung tindakan yang dilakukan oleh keputusan presiden ini. Dan dalam pantauan terakhir, Pemerintah Rusia belum memberikan komentar tentang pernyataan itu. Menurut dokumen itu, Kementerian Luar Negeri Ukraina wajib memberitahu pemerintah Rusia tentang keinginan untuk mengakhiri perjanjian tersebut. Batas waktu untuk mengirim pemberitahuan juga tidak ditentukan, karena situasi keadaan politik ini yang tidak menentu dalam waktu dekat ini.

Selain itu juga Dewan Keamanan Nasional dan Pertahanan, bersama-sama dengan Kementerian Luar Negeri harus menginformasikan PBB, Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa dan organisasi internasional lainnya perihal keinginan Ukraina untuk mengakhiri berurusan dengan Rusia. Pada tanggal 28 Agustus, Presiden Ukraina Petro Poroshenko memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk menyerahkan paket dokumen untuk mulai membatalkan perjanjian, yang disebut anakronisme, dalam waktu dekat ini. Dia berjanji untuk memberi tahu Rusia tentang keputusan yang relevan sebelum akhir September. Untuk mempertajam pengetahuan kita dalam Berita Politik Dunia ini bisa kita dapatkan infonya di matamatapolitik.com, karena para jurnalisnya sangat profesional dalam melakukan pekerjaan meliput keadaan politik luar negeri.

Related Articles

Close